Gugur di Papua, Prabowo batal menikah
Kepergian anak sulung dari dua bersaudara kembar ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. "Ternyata yang pulang hanya peti matinya," kata Sastrodiharjo, ayah Prabowo, Jumat (22/2).
Ia terlihat sangat kehilangan anaknya itu. Rumah berwarna cokelat di Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar Purbalingga itu ramai dikunjungi tetangganya.
Menurut dia, saat berangkat Prabowo mengatakan hanya bertugas selama enam bulan. Setelah itu, diperpanjang selama dua bulan lagi. Seharusnya, kata dia, bulan ini ia sudah berada di rumah dan mempersiapkan perkawinannya.
Ia mengaku sangat marah dengan aksi penembakan yang menewaskan putranya itu. Sastro berharap pemerintah menumpas kelompok sipil bersenjata di Papua untuk ditumpas hingga akar-akarnya.
Sastro berkisah, putranya itu berencana melangsungkan pernikahan setelah kembali bertugas. Ia mengatakan, pernikahan ini telah lama direncanakan pihak keluarga.
Namun rencana ini terus tertunda. Saat tiba waktunya, putranya bertemu ajalnya dalam tugas. "Rencana mau nikah setelah pulang, tapi malah pulang dalam kondisi sudah tidak ada," katanya.
Saudara kembarnya, Wahyu Pratiwi, mengaku sempat bertanya kabar melalui telepon. "Telepon terakhir saat dia hendak pergi bertugas ke Puncak Jaya," katanya.
Prabowo berpamitan dan mohon didoakan. "Terakhir tanggal 4 Februari, katanya mau naik ke puncak. Sampai tanggal 16 cerita lewat SMS masih di puncak. Dia minta jangan diberitahu ke keluarga kalau dia ke puncak," ujarnya berlinang air mata.
Ia juga mengatakan rencana pernikahan saudara kembarnya telah bulat. Ia mengatakan Prabowo telah membeli cincin untuk pernikahan nanti dengan Merlina Fatmawati Anika. "Rencana mau nikah setelah pulang sebelum bapak naik haji, tapi tertunda terus," katanya.
Wahyu Prabowo masuk Kopasus tahun 2008. Dia bermarkas di Serang, Banten. Ia sempat bertugas dalam misi pembebasan kapal dagang yang dibajak pembajak Somalia beberapa waktu lalu. Prabowo menempati ranking ke empat dari sepuluh besar prajurit kopasus terbaik.
Pagi itu, pihak keluarga mendapat telepon yang mengaku komandan Kopasus. Ia mengucapkan rasa belasungkawa mendalam. Selain itu, ia juga mengabarkan akan segera mengevakuasi jenasah Prabowo.
"Dalam proses evakuasi menuju Jayapura. Jam 19.00 WIB rencana sampai di Jakarta, terus dibawa ke Jogja baru ke Purbalingga," kata Pratiwi setelah menerima telepon.
Agits_fikri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar